suarabanten.com - Portal Berita Merakyat|Friday, August 18, 2017
Suara Banten Home » Nasional » Yhannu: Tingkat Keterbukaan Badan Publik Masih Lemah

Yhannu: Tingkat Keterbukaan Badan Publik Masih Lemah 

Komisi-Informasi-Pusat

Komisi Informasi Pusat

JAKARTA, suarabanten.COM- Dalam undang-undang nomor 14 tahun 2008, Komisi Informasi (KI) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) tentang keterbukaan informasi badan publik. Sejak tahun 2011 kegiatan itu sering diselenggarakan oleh Komisi Informasi.

“kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan setahun sekali, sebagai impelementasi dari undang-undang nomor 14 tahun 2008″ Ucap Yhannu Setyawan salah satu anggota komisioner KI Pusat.

Ia menilai, badan publik merupakan institusi yang harus dinilai oleh masyarakat dan informasinya harus dibuka kepada masyarakat umum. Oleh karenanya komisi informasi melakukan survey keterbukaan informasi badan publik kepada 323 lembaga pemerintahan dan non pemerintahan.

“Dari total 323 badan publik yang disurvey, hanya 123 yang mengembalikan. ini menunjukkan bahwa badan publik belum bisa memberikan transparansi kepada yang berwenang (komisi informasi-red) apalagi kepada masyarakat biasa” tegas Yhannu panggilan akrabnya.

Komisi informasi melakukan survey keterbukaan dengan menggunakan metode self-assesment sebagai mekanisme atau cara untuk perbaikan badan publik dalam mengelola informasi.

“KI berharap penggunaan metode ini akan terjadi refleksi atas kinerja kelembagaan dan munculnya pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dalam mengelola informasi publik” ujarnya

Selain menyelenggarakan survey keterbukaan komisi informasi juga melakukan pemeringkatan yang diselenggarakan pada kamis (12/12) di istana wakil presiden sebagai bentuk apresiasi terhadap badan publik.

Dari data yang dihimpun, peringkat pertama untuk kategori badan publik pemerintahan yaitu kementerian keuangan, sementara untuk kategori badan publik provinsi dimenangkan oleh provinsi Kalimantan Timur, untuk kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dimenangkan oleh PT. PLN dan kategori partai politik dimenangkan oleh PDI Perjuangan. (Arief)

Add a Comment