suarabanten.com - Portal Berita Merakyat|Friday, August 18, 2017
Suara Banten Home » Nasional » Sebanyak 8 Orang Tewas Akibat Jembatan Roboh

Sebanyak 8 Orang Tewas Akibat Jembatan Roboh 

jembatan nusa-lembonga

jembatan nusa-lembonga

Suarabanten.com- Jembatan gantung yang menghubungkan pulau Nusa Lembongan dengan Pulau Nusa Ceningan, Kabupaten Klungkung, Bali roboh. Delapan orang tewas, dan puluhan orang lainnya terluka dalam peristiwa yang terjadi Minggu (16/10/2016) pukul 18.30 Wita tersebut

“Data sementara adalah delapan orang meninggal. Ada beberapa versi laporan jumlah korban meninggal yaitu delapan dan sembilan dari BPBD, Kantor SAR, Puskesmas. Data yang benar adalah delapan orang meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya.

Berdasarkan laporan sementara semua korban adalah masyarakat lokal. “Tidak ada warga asing,” ujar dia.

Delapan orang korban tewas yang telah diidentifikasi yakni, I Wayan Sutamat (49), Putu Ardiana (45), Ni Wayan Merni (55), I Putu Surya (3), I Gede Senan (40), Ni Wayan Sumarti (56), Ni Putu Krisna Dewi (9). Ni Kadek Mustina (6).

Sedangkan puluhan orang yang terluka, kata Sutopo, masih menjalani perawatan. “22 orang luka ringan dan dua orang luka berat. Semua dirawat di puskesmas,” kata dia.

Petugas Basarnas, dan BPBD berupaya mengevakuasi korban. Namun, pada pukul 21.00 Wita, pencarian korban dihentikan karena kondisi gelap. “Selain itu juga sudah tidak ada laporan dari masyarakat setempat yang anggota keluarganya hilang. Namun demikian evakuasi akan dilanjutkan besok pagi,” kata Sutopo.

Menurut Sutopo, saat jembatan roboh, terdapat banyak warga karena sedang melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan. “Sebelum runtuh sudah goyang-goyang kemudian ambruk. Beberapa pengendara motor dan orang sehingga jatuh ke laut yang sedang surut,” kata Sutopo.

Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban. Beberapa korban yang jatuh ada yang langsung berenang dan berjalan di selat. “Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang jatuh saat jembatan ambruk,” imbuhnya.

Diduga jembatan roboh karena kelebihan beban. Banyaknya masyarakat di atas jembatan membuat sling jembatan putus dan jatuh ke laut. “Beberapa kali jembatan juga pernah rusak dan sudah mendapat perbaikan. Lokasi di kepulauan menyebabkan kesulitan untuk melakukan evakuasi,” tutup Sutopo. (rimanews)

Add a Comment