suarabanten.com - Portal Berita Merakyat|Tuesday, November 21, 2017
Suara Banten Home » Nasional » Peluang Calon Ketum Golkar Ical dan Priyo Bersaing Ketat

Peluang Calon Ketum Golkar Ical dan Priyo Bersaing Ketat 

priyo

priyo

Suarabanten.COM- Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso diperkirakan akan bersaing ketat dengan ketua umum “incumbent” Aburizal Bakrie untuk menduduki kursi ketua umum selama lima tahun ke depan pada musyawarah nasional (Munas) IX Partai Golkar.

“Saya memperkirakan, Priyo dan Aburizal akan bersaing ketat pada Munas mendatang, karena keduanya sama-sama mendapat dukungan yang tinggi dari para pemilik suara,” kata Ketua Umum (Ketum) Satkar Ulama (salah satu sayap Partai Golkar) Ali Yahya, melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Munas IX Partai Golkar dijadwalkan diselenggarakan di Bandung, pada 30 Nopember hingga 3 Desember 2014. Ada sebanyak 544 suara resmi pada Munas IX Partai Golkar yakni dari DPP satu suara, DPD I 34 suara, DPD II 502 suara, serta Hasta Karya (Ormas mendidikan dan Ormas didirikan Partai Golkar) 10 suara.

Menurut Ali Yahya, sebelumnya Aburizal maupun Priyo sudah menunjukkan surat dukungan resmi dari para pemilik suara yang berhasil mereka kumpulkan. Aburizal menyatakan sudah mendapat surat resmi dukungan sebanyak 460 suara, sedangkan Priyo Budi Santoso juga sudah menunjukkan surat dukungan resmi bertanda-tangan ketua dan sekretaris DPD II Partai Golkar pendukungnya, 380 suara.

Menurut Ali Yahya, sekalipun semua ketua DPD I Partai Golkar menyatakan dukungannya kepada Aburizal, tapi peluang para para calon ketua lainnya tetap terbuka Hal ini, kata dia, karena pemilik suara riil dalam Munas IX Partai Golkar bukan hanya DPD I, tetapi DPD II Golkar yang jumlahnya sekitar 500 suara, sedangkan suara DPD I hanya 34 suara.

Dengan adanya percepatan pelaksanaan Munas, Ali Yahya mengakui, waktu konsolidasi dari calon-calon ketua umum semakin sempit. Dengan perkembangan tersebut, kata dia, kemungkinan bisa saja calon-calon ketua umum berkoalisi dan jumlahnya mengerucut.

Ali Yahya menjelaskan, jika sebelumnya ada lebih dari tujuh bakal calon ketua umum, maka persaingan akan mengerucut ke calon yang saat ini sudah mendapatkan dukungan tertulis dari pemilik suara. “Sekarang bisa dilihat kalau jumlah dukungan terbanyak diperoleh Aburizal dan Priyo Budi Santoso,” katanya. (republika/zn)

Add a Comment