suarabanten.com - Portal Berita Merakyat|Wednesday, June 28, 2017
Suara Banten Home » Nasional » JK Meminta Caleg Tidak Mengandalkan Posisinya Sebagai KAHMI

JK Meminta Caleg Tidak Mengandalkan Posisinya Sebagai KAHMI 

Jusuf-Kalla-2-jpeg.image_Jakarta, Suarabanten.com – Ketua Majelis Etik Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jusuf Kalla meminta calon legislatif (caleg) tidak mengandalkan posisinya sebagai alumni HMI untuk ‘mendekati’ Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik. Menurut JK, meskipun Husni Kamil alumni HMI, namun caleg alumni HMI tidak akan diistimewakan dan tetap harus berjuang sendiri, sehingga bisa terpilih sesuai dengan kehendak rakyat.

“Meskipun Ketua KPU ini HMI, jangan harap ada perlakuan khusus. Jadikan ini momentum untuk mewujudkan bahwa HMI tidak memihak,” kata mantan Mantan Wakil Presiden RI ini dalam acara “Sarasehan Caleg DPR/DPD RI dari KAHMI” dengan tema “KAHMI untuk Rakyat” yang digelar Hotel Sahid, Jakarta, Rabut (5/2/2014).

Selain JK, dalam acara ini juga dihadiri beberapa tokoh nasional lainnya yang pernah ditempa di HMI. Di antaranya seperti Politisi Senior Partai Golkar yang juga Ketua Penasehat KAHMI Akbar Tandjung dan Mantan Ketua MK yang juga Ketua Presideum KAHMI Mahfud MD. Hadir juga Ketua KPU Husni Kamil Manik, yang juga alumni HMI.

Ketua Panitia kegiatan ini Teuku Syahrul Anshari mengatakan, sarasehan Caleg DPR/DPD RI dari KAHMI ini dihadiri seluruh Caleg DPR/DPD RI yang berasal dari KAHMI yang tersebar di seluruh partai politik dan seluruh daerah di Indonesia. Menurutnya, acara ini digelar, tidak lain karena adanya tanggung jawab dari KAHMI sebagai organisasi yang memasok ribuan kadernya dalam panggung politik di negeri ini.

“KAHMI yang menaungi ribuan Alumni HMI yang telah tersebar di seluruh lapisan masyarakat dan berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara merasa memiliki tanggung jawab keumatan dan kebangsaan atas hajatan Pemilu 2014,” kata  Syahrul.

Selain itu jelas dia, kegiatan ini dimaksudkan sebagai wahana silaturahim sesama Caleg dari Alumni HMI sekaligus kembali mempertegas komitmen menciptakan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT sebagaimana tujuan HMI itu sendiri.

“Pemilu 2014 adalah momentum strategis dan krusial bagi bangsa Indonesia, Melalui pemilu, rakyat dapat memilih siapa yang menjadi wakilnya dalam proses penyaluran aspirasi, yang selanjutnya menentukan masa depan sebuah Negara,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini juga akan ada penandatanganan Fakta Integritas. Dengan penandatanganan Fakta Integritas diharapkan dapat memberikan dorongan moral kepada para Caleg dari KAHMI agar kelak jika terpilih dapat amanah dan aspiratif bagi konstituen yang diwakilinya.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan sumbangsih yang positif bagi proses pembangunan politik dan demokrasi di Indonesia sehingga akan bermuara kepada kesejahteraan rakyat Indonesia. Yakin Usaha Sampai.”(qip/sayangi.com)

Add a Comment