suarabanten.com - Portal Berita Merakyat|Wednesday, June 28, 2017
Suara Banten Home » Nasional » Indonesia Masuk 7 Besar Negara Ekonomi Maju

Indonesia Masuk 7 Besar Negara Ekonomi Maju 

Wapres RI dalam Acara World Economic Forum

Wapres RI dalam Acara World Economic Forum

Suarabanten.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, yakin Indonesia akan masuk dalam tujuh besar negara dengan ekonomi maju di dunia. Ini didasari dari potensi usia produktif dan sumber daya alam yang melimpah.

Dia memperkirakan Indonesia akan menuju tujuh besar negara dengan ekonomi maju di dunia pada 2020 mendatang.
“Saat ini saja, Indonesia masuk 16 ekonomi dunia, karena itu sekarang masuk dalam G20 dan diperkirakan pada 2020 akan masuk tujuh besar,” katanya di sela-sela kunjungan kerja di Makassar seperti dilansir Antara, Minggu (27/10).

Menurut dia, jumlah penduduk yang besar justru menjadi keuntungan. Pasalnya, potensi penduduk usia produktif pada 2005 – 2035 mencapai jumlah paling besar dibandingkan dengan penduduk negara lain yang sudah tua, misalnya Jepang.

“Sebagai gambaran, laju pertumbuhan penduduk Indonesia rata-rata 1,4 persen, sehingga puncak usia produktif mencapai 15 juta jiwa,” katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, perlu menyiapkan generasi penerus yang bukan hanya memiliki kualitas intelektual, tetapi juga spiritual atau batin.

“Saat itu, kita membutuhkan sekitar 113 juta orang tenaga kerja terdidik, karena itu perlu menyiapkan generasi besar yang terdidik,” katanya.

Pendidikan merupakan kunci dari kisah sukses siapapun, termasuk keluarga miskin, karena itu pendidikan ramah sosial harus menjadi kebijakan pemerintah.

“Ada dua hal penting yang menentukan akses dalam pendidikan yakni ketersediaan (sekolah) dan keterjangkauan (biaya). Itulah penyebab anak putus sekolah, selain sekolah sebagai kebutuhan dasar masih belum menjadi tradisi,” katanya.

Pemerintah sendiri, lanjutnya, telah menggulirkan BOS (bantuan operasional sekolah) untuk pendidikan dasar dan menengah serta BOPTN (bantuan operasional perguruan tinggi negeri) untuk pendidikan tinggi.
Selain bantuan untuk sekolah/universitas, dirinya juga menggelontorkan bantuan untuk siswa/mahasiswa miskin yakni Bantuan Siswa Miskin (BSM).(awj)

sumber: merdeka

Add a Comment