suarabanten.com - Portal Berita Merakyat|Wednesday, June 28, 2017
Suara Banten Home » Nasional » Demokrat: Gelar Perkara Ahok “Haram” Dilakukan Terbuka

Demokrat: Gelar Perkara Ahok “Haram” Dilakukan Terbuka 

basuki cahya purnama

basuki cahya purnama

Suarabanten.com- Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menentang rencana Kapolri melakukan gelar perkara dugaan penistaan agama calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara terbuka

Menurut Benny, dalam Undang-Undang penyelidikan dan penyidikan polisi harus dilakukan tertutup. “Penyelidikan dan penyidikan itu tidak pernah dibuka (tertutup). Itu melanggar asas due process of law. Yang terbuka untuk umum itu hanya sidang di pengadilan,” kata Benny Harman di Jakarta, Senin (7/11/2016)

Jika penyelidikan dan penyidikan terhadap Ahok dilakukan terbuka, kata dia, polisi sama saja dengan tidak menghargai prinsip due proses of law.

“Artinya polisi telah mengambil alih kewenangan hakim di pengadilan. Sama saja dengan mengadili,” sambungnya.

Selain itu, menurut Benny, gelar perkara secara terbuka berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa. “Jadi jangan pernah dilakukan terbuka. Terbuka untuk umum itu hanya sidang di pengadilan. Itu prinsip,” kata Bennya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan bahwa penyelidikan dan penyidikan terhadap Ahok akan dilakukan secara terbuka. Saat ini kata Kapolri, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, baik pelapor, terlapor yakni Basuki Tjahaja Purnama, dan sejumlah saksi ahli.

Kata Kapolri, total ada 22 saksi yang akan diperiksa. Setelah terkumpul bukti-bukti permulaan penyelidikan, polisi akan melakukan gelar perkara secara terbuka. (Rima)

Add a Comment